Kamis, 04 Juni 2015

Sebab mengapa aku membiru #1

Ahahahahaha
Lulucon konyol yang wanita itu katakan membuat hampir penghuni ruangan tertawa lepas
Mungkin hanya aku dan dua laki-laki disudut ruangan yang tak menghiraukan lulucon tersebut
Sekali lagi wanita itu membuat seisi kelas terbuai oleh kisah-kisah yang ia ceritakan yang 90% mengenai kehidupan wanita itu yang penuh dengan kepedihan, selulitan dan haus akan belas kasihan
Semua telinga yang mendengarnya sulit untuk mengacuhkan setiap kepedihan yang ia utarakan
Tapi tidak dengan ku!
Mengapa aku seperti tidak memiliki hati atau aku sirik kepada wanita itu
Tidak, aku tidak sirik kepada wanita itu, aku hanya sudah hafal betul dengan setiap drama yang ia sampai kan, dengan wajah muram, suara sangau dan intonasi yang dibuat semiris mungkin
Sekilas kisah akan aku ceritakan, apa yang manjadi sebab bungkam ku untuk wanita itu
Kami dahulu menjadi sahabat yang bisa dikatakan saudara, dimana ada aku disitu ada wanita tersebut, bahkan kami tinggal 2 tahun di satu atap
Namun seketika semuanya berubah, disaat ia bertengkar dengan salah satu penghuni kontrakan yang sudah aku anggap kakak kandungku sendiri, ia mencaci difacebook bahkan ingin membunuh kakak itu. Aku tidak mengetahui apa penyebab ia selancang itu.
Kemudian,dengan seizin kakak itu aku pun menghampiri wanita itu dan bertanya ada apa sebenarnya ini?……
Aku pun kembali mengampiri kakak itu dan menyampaikan apa yang wanita itu ceritakan kepadaku.

*2hari suasana rumah semakin membeku

Sabtu sore itu aku pergi bersama kakak, menuju rumah kawan kakak di Bantul. Sepanjang perjalanan kakak bercerita bahwa ia telah berbicara kepada wanita itu namun wanita itu berkata yang tidak sesuai dengan apa yang telah ia ucapkan kepadaku…
Lalu bagaimana sikap ku?
Sekali lagi aku tak bisa membalas keburukan dan aku hanya memendam sendiri, ku anggap aku cukup mengetahui apa yang memang seharusnya aku ketahui jauh sebelumnya.

*1 minggu pun berlalu
Sore itu kakak sedang mudik dan hanya tinggal aku, wanita itu berserta anak, suami dan adiknya dikontrakan.
Aku masih sibuk mengerjakan tugas kuliahku, kemudian……

Tidak ada komentar:

Posting Komentar